PANGKALPINANG, sabdatara.com — Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin mengapresiasi masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pangkalpinang. Dana yang dihimpun tersebut kembali disalurkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, salah satunya melalui program Beasiswa Cendekia bagi 433 pelajar tingkat SD/MI dan SMP/MTs.
Penyaluran bantuan berlangsung di Kantor Baznas Kota Pangkalpinang, Kamis (24/9/2026). Para penerima merupakan pelajar yang termasuk dalam kategori asnaf atau delapan golongan yang berhak menerima zakat.
“Kami Pemerintah Kota Pangkalpinang berterima kasih kepada masyarakat yang telah menyalurkan zakat dan sedekahnya melalui Baznas Kota Pangkalpinang. Hari ini Baznas berkewajiban menyalurkannya kepada yang berhak,” ujar Saparudin.
Wali Kota yang akrab disapa Prof. Udin itu berharap bantuan Beasiswa Cendekia dapat meringankan beban keluarga kurang mampu, terutama dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka.
Menurutnya, penyaluran zakat tidak hanya menjadi bentuk pemenuhan kewajiban keagamaan, tetapi juga wujud kepedulian sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Udin juga menyoroti partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam menyalurkan zakat melalui Baznas yang saat ini masih berada di kisaran 40–50 persen.
Ia berharap ASN yang telah memenuhi syarat dan memiliki kemampuan untuk berzakat dapat meningkatkan partisipasinya dalam mendukung penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah.
“Kita harapkan pegawai kita yang memiliki kemampuan (untuk berzakat), karena ada juga pegawai kita yang berada dalam batas-batas. Mereka punya kewajiban, saya harap bisa menyalurkan karena zakat, infak, dan sedekah adalah kewajiban,” katanya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Pangkalpinang Paidi menjelaskan, dari total 433 pelajar penerima Beasiswa Cendekia, sebanyak 247 siswa berasal dari jenjang SD/MI dan 186 siswa dari jenjang SMP/MTs.
Total bantuan yang disalurkan dalam kesempatan tersebut mencapai Rp155.950.000.
Paidi mengungkapkan, jumlah penerima bantuan tahun ini lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya yang hampir mencapai 800 pelajar. Kondisi tersebut berkaitan dengan penghimpunan dana zakat yang belum mencapai target.
“Tahun ini target kita terkumpul Rp2,5 miliar, tetapi sampai saat ini baru terkumpul Rp1,3 miliar. Tahun kemarin dari target Rp3,2 miliar terkumpul Rp2,1 miliar,” ujar Paidi.
Baznas Kota Pangkalpinang berharap partisipasi masyarakat, termasuk ASN yang telah memenuhi syarat untuk berzakat, terus meningkat sehingga penghimpunan dana zakat dapat lebih optimal. Dengan demikian, manfaat zakat dapat menjangkau lebih banyak penerima yang membutuhkan, khususnya pelajar dari keluarga kurang mampu yang memerlukan dukungan untuk melanjutkan pendidikan. (*/St)
