PANGKALPINANG, sabdatara.com — Upaya pencegahan dan deteksi dini HIV terus diperkuat Pemerintah Kota Pangkalpinang. Kali ini, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Pangkalpinang menggelar pendampingan pemeriksaan kesehatan dan skrining HIV melalui layanan VCT Mobile di Wilhelmina Park, Taman Sari, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan tersebut turut menyasar komunitas pengemudi ojek online (ojol), termasuk mitra Grab, sebagai bagian dari upaya memperluas akses pemeriksaan kesehatan di ruang publik.
Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, serta Direktur RSUD Depati Hamzah.
Dessy mengatakan, kegiatan skrining HIV merupakan langkah positif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengetahui kondisi kesehatan sejak dini.
“Ini adalah tujuan yang baik untuk mengecek HIV mereka. Bukan supaya kita mengatakan mereka positif, tetapi bagaimana kita melakukan deteksi dan pencegahan sejak dini,” ujar Dessy.
Menurutnya, Pemerintah Kota Pangkalpinang mendukung pelaksanaan skrining HIV secara mobile agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Ia menegaskan kegiatan serupa tidak hanya dilakukan di Wilhelmina Park. Pemkot Pangkalpinang bersama pihak terkait akan kembali menggelar kegiatan di sejumlah lokasi lainnya.
“Pemerintah Kota Pangkalpinang sangat mendukung kegiatan ini. Kita akan melakukan kegiatan seperti ini di tempat-tempat lain lagi,” katanya.
Dessy menyebut sebelumnya kegiatan serupa telah dilaksanakan di kawasan Teluk Bayur. Selanjutnya, layanan pemeriksaan kesehatan dan skrining HIV juga direncanakan menyasar kawasan Parit 6.
“Selain melakukan kegiatan ini di tempat umum bersama ojol, kita juga akan melakukan di tempat lain. Kemarin sudah selesai dilakukan di Teluk Bayur dan kita akan melakukan juga di Parit 6,” jelasnya.
Pelibatan pengemudi ojol dalam kegiatan tersebut dinilai penting karena mereka merupakan kelompok masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi dan berinteraksi dengan banyak orang dalam aktivitas sehari-hari.
Dengan konsep VCT Mobile, pemeriksaan diharapkan dapat menjadi lebih mudah dijangkau tanpa masyarakat harus selalu datang ke fasilitas kesehatan.
Pemerintah Kota Pangkalpinang juga mengajak masyarakat untuk tidak memberikan stigma terhadap orang dengan HIV. Pemeriksaan HIV pada dasarnya merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan dan mengetahui status kesehatan secara dini.
Kegiatan di Wilhelmina Park tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan upaya pencegahan HIV di Kota Pangkalpinang melalui pendekatan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Melalui kegiatan yang menyasar ruang publik dan komunitas seperti ojol, pemerintah berharap kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dapat terus meningkat. (*)
