PANGKALPINANG, sabdatara.com – Tokoh PDI Perjuangan sekaligus Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kepulauan Bangka Belitung, Rudianto Tjen, membakar semangat ratusan mahasiswa dalam Seminar Nasional Mahasiswa se-Bangka Belitung yang digelar di Kantor DPD PDI Perjuangan Bangka Belitung, Sabtu (13/6/2026).
Di hadapan generasi muda, politisi senior tersebut mengingatkan pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah berbagai tantangan global yang semakin kompleks.
Seminar nasional yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno 2026 itu mengusung tema “Menyalakan Kembali Api Perjuangan Bung Karno: Kedaulatan Bangsa, Keberanian Berpikir, dan Peran Mahasiswa di Era Global”. Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Anggota DPR RI Adian Napitupulu serta Sejarawan dan Budayawan Bangka Belitung, Dato’ Akhmad Elvian.
Saat membuka acara, Rudianto Tjen menyampaikan pesan mendalam kepada para mahasiswa agar tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa dan nilai-nilai yang menjadi fondasi berdirinya Indonesia.
“Tanamkan semangat Bung Karno. NKRI harus kita jaga, jangan sampai tercerai-berai. Persatuan harus terus dirawat agar Republik Indonesia tetap kokoh dan utuh. Itulah cita-cita para pendiri bangsa dalam mewujudkan Indonesia Raya,” tegas Rudianto.
Momentum seminar tersebut semakin istimewa karena bertepatan dengan agenda internal partai berupa pelantikan pengurus sayap dan badan PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masa bakti 2025–2031.
Di hadapan para pengurus yang baru dilantik, Rudianto memberikan motivasi agar mereka segera bergerak dan menjalankan tugas organisasi secara nyata di tengah masyarakat. Ia meminta seluruh sayap dan badan partai menjadi mesin penggerak yang tangguh, aktif turun ke lapangan, serta konsisten membumikan ajaran dan nilai-nilai perjuangan Bung Karno demi mendorong kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung.
Rudianto juga berharap terjalin kolaborasi yang kuat antara mahasiswa dan pengurus sayap partai yang baru dilantik. Menurutnya, kedua elemen tersebut memiliki peran penting sebagai motor penggerak dalam merawat tenun kebangsaan, memperkuat persatuan, serta mengimplementasikan gagasan-gagasan progresif Bung Karno dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegar.
Melalui seminar ini, diharapkan semangat perjuangan Bung Karno terus hidup di kalangan generasi muda dan menjadi inspirasi dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa di era global.
(ST)
