PANGKALPINANG, sabdatara.com – Kehadiran Lempah & Seafood Ketapang di Jalan Laksamana Malahayati, membawa angin segar bagi perekonomian daerah. Restoran tersebut berhasil menyerap sekitar 60 tenaga kerja lokal, yang seluruhnya merupakan warga Kota Pangkalpinang.
Komitmen dalam memberdayakan sumber daya manusia lokal itu mendapat apresiasi dari Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Udin, saat menghadiri Grand Opening Lempah & Seafood Ketapang yang diresmikan langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Senin (27/7/2026).
“Ini tentu menjadi kabar baik karena sekitar 60 tenaga kerja direkrut dari Pangkalpinang. Artinya, investasi seperti ini memberikan manfaat nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Prof. Udin.
Menurutnya, Pemerintah Kota Pangkalpinang menyambut baik setiap investasi yang tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu membuka lapangan pekerjaan serta memperkuat sektor pariwisata daerah.
“Kami sangat mendukung hadirnya investasi seperti ini. Kehadiran Lempah & Seafood Ketapang diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi kuliner yang mampu menarik kunjungan wisatawan, menggerakkan roda perekonomian, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja lokal,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha, Pemkot Pangkalpinang juga memberikan relaksasi berupa penundaan pemberlakuan kewajiban pembayaran pajak daerah bagi restoran yang baru mulai beroperasi.
“Untuk restoran yang baru berdiri, kami memberikan masa relaksasi sekitar enam bulan sebelum kewajiban pajak diberlakukan. Kebijakan ini kami harapkan dapat memberi ruang bagi pelaku usaha untuk tumbuh dan berkembang lebih dahulu sebelum memenuhi kewajiban perpajakannya,” jelas Prof. Udin.
Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap semakin banyak investasi yang masuk ke daerah, khususnya di sektor kuliner dan pariwisata, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan daya saing daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (ST)
