PANGKALPINANG, sabdatara.com — Wakapolresta Pangkalpinang AKBP Rendra Oktha Dinata, S.I.K., M.Si., mengingatkan para pelajar agar menjauhi judi online, penyalahgunaan narkoba, dan perundungan yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Pesan tersebut disampaikan Rendra saat bertindak sebagai inspektur upacara bendera sekaligus memberikan pembinaan kepada sekitar 600 siswa SMK Negeri 1 Pangkalpinang di halaman sekolah, Jalan Merdeka, Senin (26/10/2026).

Dalam kesempatan itu, ia mengajak para siswa untuk memanfaatkan masa pendidikan dengan sebaik-baiknya, meningkatkan kedisiplinan, serta menaati aturan, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, pembentukan karakter harus dimulai sejak dini melalui kebiasaan disiplin, kepatuhan terhadap tata tertib, serta kesadaran untuk bertanggung jawab atas setiap tindakan.
Selain itu, para pelajar diingatkan agar mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Ancaman judi online dan penyalahgunaan narkoba juga menjadi perhatian dalam pembinaan tersebut. Para siswa diharapkan mampu membentengi diri dari pengaruh negatif lingkungan pergaulan maupun aktivitas digital yang berpotensi merugikan diri sendiri dan menghambat masa depan.
Rendra juga menyoroti pentingnya mencegah perundungan di lingkungan sekolah. Para pelajar diajak untuk saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menjaga hubungan baik dengan sesama siswa agar tercipta suasana belajar yang aman dan nyaman.
Upaya pencegahan perundungan membutuhkan kepedulian seluruh warga sekolah. Sikap saling menghargai dan keberanian untuk melaporkan tindakan yang merugikan orang lain menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat.
Melalui kegiatan pembinaan di sekolah, Polresta Pangkalpinang turut mendorong peningkatan kesadaran hukum di kalangan generasi muda. Pendekatan edukatif ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman pelajar tentang pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap aturan, serta kemampuan menghindari perilaku yang berisiko.
Dengan dukungan pihak sekolah, keluarga, dan kepolisian, para pelajar diharapkan tidak hanya mampu meraih prestasi akademik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, bertanggung jawab, dan mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif. (*)
