PANGKALPINANG, sabdatara.com — Semangat gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan ditunjukkan warga RT 04/RW 02, Kelurahan Keramat, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, melalui pendirian Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) Duren Keramat. Kehadiran pos tersebut menjadi wujud kepedulian dan kebersamaan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
Poskamling Duren Keramat diresmikan pada Minggu (28/9/2026) malam dan mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Dessy mengapresiasi kekompakan warga yang secara bersama-sama berinisiatif memperkuat keamanan lingkungan. Menurutnya, upaya menjaga ketertiban tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.
Ia menilai, masyarakat merupakan mata dan telinga di lingkungan masing-masing yang memiliki peran penting dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan sekaligus menjaga suasana yang aman, tenteram, dan kondusif.
“Poskamling ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol nyata dari semangat gotong royong dan komitmen warga. Keamanan lingkungan akan lebih kuat jika kita bangun bersama, tidak hanya mengandalkan aparat, tetapi juga menggerakkan kesadaran seluruh warga,” ungkap Dessy.
Ia berharap Poskamling Duren Keramat dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai pusat kegiatan ronda malam, sarana koordinasi keamanan, sekaligus ruang komunikasi dan dialog antarwarga.
Menurutnya, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ronda dapat mempererat hubungan sosial masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar.
“Dengan kekompakan yang telah terjalin, pos ini diharapkan terus hidup sebagai pusat pergerakan warga dalam menjaga lingkungannya secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan warga, Fitriansyah, mengatakan Poskamling Duren Keramat dibangun melalui swadaya masyarakat yang mencakup 193 kepala keluarga (KK).
Ia menjelaskan, pendirian poskamling tersebut berangkat dari keresahan warga terhadap kasus pencurian yang terjadi di lingkungan mereka. Selain itu, lokasi yang kini dimanfaatkan sebagai poskamling sebelumnya merupakan tempat pembuangan sampah oleh masyarakat dari luar wilayah tersebut.
“Poskamling ini berdiri atas kehendak bersama karena keresahan warga terhadap kasus kemalingan. Tempat ini dulunya lokasi pembuangan sampah dari masyarakat luar. Selama satu minggu uji coba ronda malam, kondisi lingkungan kini menjadi aman,” ujar Fitriansyah.

Keberadaan Poskamling Duren Keramat diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran kolektif warga untuk menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan.
Dengan mengedepankan semangat gotong royong, kedisiplinan ronda malam, serta komunikasi yang baik antara masyarakat dan aparat terkait, warga diharapkan dapat terus menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di Kota Pangkalpinang. (St)
