Pangkalpinang, sabdatara.com – Camat Bukit Intan, M. Amir Laode, S.Pd., M.M., menghadiri kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun Sidang II Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Aula SMA Negeri 2 Pangkalpinang, Jumat (15/5/2026).
Kehadiran Camat Bukit Intan dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan pemerintah kecamatan terhadap upaya penyerapan aspirasi masyarakat yang dilakukan secara langsung oleh lembaga legislatif. Forum reses ini dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh lingkungan, tokoh pemuda, hingga perwakilan warga yang antusias menyampaikan berbagai usulan dan kebutuhan pembangunan di wilayah Bukit Intan.
Dalam kesempatan itu, Amir Laode menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan warga.
“Reses seperti ini sangat penting karena menjadi ruang komunikasi langsung antara masyarakat dan pemerintah. Aspirasi yang disampaikan warga tentu menjadi perhatian bersama untuk mendorong pembangunan yang lebih baik,” ujar Amir Laode.
Menurutnya, Kecamatan Bukit Intan sebagai salah satu kawasan strategis di Kota Pangkalpinang terus mengalami perkembangan yang cukup pesat. Karena itu, diperlukan dukungan pembangunan yang merata, baik di sektor infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dan konstruktif dalam memberikan masukan demi kemajuan daerah. Amir menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat dalam mengawal dan mendukung setiap proses pembangunan.
“Kami berharap masyarakat terus memberikan masukan dan saran yang membangun. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan di lingkungan masyarakat dapat kita selesaikan bersama,” tambahnya.
Suasana reses berlangsung hangat dan interaktif. Berbagai aspirasi yang disampaikan warga didominasi isu terkait peningkatan fasilitas umum, penataan lingkungan, sektor pendidikan, serta kebutuhan pembangunan di kawasan permukiman.
Menanggapi hal tersebut, Amir Laode mengapresiasi langkah DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang turun langsung menemui masyarakat untuk mendengar berbagai kebutuhan dan harapan warga secara terbuka.
Ia berharap kegiatan reses dapat terus menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara masyarakat dan para pemangku kebijakan, sehingga setiap aspirasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti dalam bentuk program pembangunan yang nyata.
“Yang paling penting adalah bagaimana aspirasi masyarakat ini tidak berhenti di forum saja, tetapi dapat diakomodasi menjadi program pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” pungkasnya.
(ST)
