PANGKALPINANG, sabdatara.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 2026 yang akan berlangsung selama 13 hari.
Dukungan tersebut disampaikan Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan unsur TNI/Polri, Jasa Raharja, perangkat daerah, serta pihak terkait lainnya. Rapat tersebut digelar di Aula Sari Polresta Pangkalpinang, Rabu (11/3/2026).
“Kita semua berharap ibadah puasa dan perayaan Idulfitri tahun ini berjalan dengan baik. Pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara humanis, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Prof. Udin itu juga menyampaikan bahwa Pemkot Pangkalpinang telah menetapkan lokasi pelaksanaan salat Idulfitri tahun ini di Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang.
Keputusan tersebut diambil untuk mengakomodasi keinginan masyarakat yang merindukan pelaksanaan salat Idulfitri di ruang terbuka.
“Tahun ini salat Idulfitri akan dilaksanakan di Alun-Alun Taman Merdeka. Sementara Masjid Kubah Timah akan digunakan khusus untuk jamaah perempuan,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Max Mariners mengatakan bahwa rapat koordinasi lintas sektoral ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan serupa yang telah dilaksanakan di tingkat Polda, kemudian diturunkan ke masing-masing wilayah secara serentak.
“Pengamanan Lebaran ini bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, kami membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah, TNI, dan seluruh instansi terkait,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Operasi Ketupat Menumbing 2026 akan diawali dengan apel gelar pasukan pada 13 Maret 2026. Selanjutnya, pada 14 Maret, seluruh personel akan menempati pos pengamanan dan pos pelayanan di berbagai titik yang telah ditentukan.
Petugas yang berjaga di pos diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik selama masa libur Idulfitri.
Selain pengamanan lalu lintas dan pelayanan di posko, Polresta Pangkalpinang bersama aparat gabungan juga akan meningkatkan patroli kota, termasuk menjaga rumah-rumah warga yang ditinggalkan saat mudik.
Patroli ini melibatkan kepolisian, TNI, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
“Selain pos pengamanan, kami juga akan melaksanakan patroli skala besar untuk memastikan rumah warga yang ditinggalkan mudik tetap aman,” tambahnya.
Dengan sinergi seluruh pihak yang terlibat, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing 2026 dapat berjalan optimal serta mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat selama arus mudik hingga perayaan Idulfitri di Kota Pangkalpinang.
(*/ST)
