PANGKALPINANG, sabdatara.com – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, berharap pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) periode 2026–2031 yang baru dilantik mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan sekaligus menjadi jembatan penyampai aspirasi masyarakat.
Harapan tersebut disampaikan melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Pangkalpinang, Juhaini, saat menghadiri kegiatan silaturahmi dan pelantikan enam pengurus RT dan RW di Kantor Lurah Opas Indah, Kecamatan Tamansari, Jumat (10/7/2026).
Dalam sambutannya, Juhaini menyampaikan bahwa Wali Kota tidak dapat hadir karena sedang menjalankan tugas di luar daerah. Meski demikian, pesan Wali Kota tetap disampaikan kepada para pengurus RT dan RW agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat lingkungan.

“Selamat menjalankan amanah kepada seluruh pengurus RT dan RW yang baru dilantik. Jadilah mitra pemerintah sekaligus garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mendukung setiap program pembangunan di lingkungan masing-masing,” ujar Juhaini.
Ia menambahkan, Wali Kota juga berpesan agar setiap persoalan di lingkungan masyarakat diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat. Selain itu, budaya gotong royong harus terus dihidupkan, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan, serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat meskipun saat ini dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
Pada kesempatan tersebut, Juhaini turut memaparkan kondisi keuangan daerah yang masih menghadapi tantangan sebagai dampak kebijakan efisiensi anggaran nasional. Kondisi tersebut mengharuskan pemerintah melakukan penyesuaian pada sejumlah program, termasuk pembatasan perjalanan dinas dan penjadwalan ulang beberapa kegiatan.
Meski demikian, Pemerintah Kota Pangkalpinang tetap berkomitmen melaksanakan program-program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat. Salah satu fokus utama pemerintah adalah penanganan banjir melalui pembangunan kawasan retensi atau kantong-kantong penampungan air di sejumlah titik sebagai bagian dari rencana jangka panjang pengendalian banjir hingga tahun 2045.
Juhaini juga menyampaikan bahwa seluruh pengurus RT dan RW yang baru dilantik akan mengikuti kegiatan pembekalan pada Senin, 14 Juli 2026. Kegiatan tersebut akan menghadirkan Wali Kota, Wakil Wali Kota, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai narasumber untuk memberikan pemahaman mengenai tugas, fungsi, serta peran strategis RT dan RW dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Menutup sambutannya, Juhaini mengajak seluruh pengurus RT dan RW untuk menjadi pelopor semangat gotong royong, menjaga kebersihan lingkungan, serta aktif menyerap dan menyampaikan aspirasi warga.
Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan pembangunan Kota Pangkalpinang dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi seluruh warga. (*/ST)
