Pangkalpinang, sabdatara.com — Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama jajaran Kecamatan Taman Sari melaksanakan kegiatan gotong royong kebersihan lingkungan di Kelurahan Batin Tikal, Jumat (17/4/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB itu dipusatkan di kawasan RT 004 RW 003, halaman depan Gedung Nasional sebagai upaya pencegahan banjir.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Pangkalpinang bersama Camat Taman Sari, perangkat kecamatan, dan para lurah turut membersihkan lingkungan serta saluran air (bandar) yang menjadi jalur utama aliran air di wilayah tersebut.

Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Dessy menegaskan bahwa kebersihan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.
“Persoalan sampah di Kota Pangkalpinang tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa kawasan perbatasan Kelurahan Batin Tikal dan Kelurahan Genas menjadi salah satu titik yang menjadi perhatian dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Selain kegiatan gotong royong, Pemerintah Kota Pangkalpinang terus memperkuat sistem pengelolaan sampah melalui pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) sesuai arahan Wali Kota.

Upaya pengawasan terhadap pembuangan sampah ilegal juga ditingkatkan dengan pemasangan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik rawan. Saat ini telah terpasang dua unit CCTV dengan dukungan Bank Sumsel Babel.
Pemerintah daerah juga menegaskan bahwa regulasi pengelolaan sampah melalui Peraturan Wali Kota (Perwako) telah tersedia dan terus diperkuat implementasinya di lapangan.
Melalui kolaborasi pemerintah, perangkat wilayah, dan masyarakat, upaya menjaga kebersihan lingkungan di Kota Pangkalpinang diharapkan semakin optimal dan berkelanjutan.
(ST)
