PANGKALPINANG, sabdatara.com — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk mengajak masyarakat memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi, serta membangun kebersamaan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Pesan tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Pangkalpinang, Agustu Efendi, saat menghadiri tabligh akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Hidayah, Kecamatan Gabek.
Dalam kesempatan tersebut, Agustu menyampaikan salam sekaligus permohonan maaf dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang yang berhalangan hadir karena harus menjalankan agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan.
“Beliau berdua menyampaikan salam untuk kita semuanya. Semoga kegiatan tabligh akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi ini berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan,” ujar Agustu.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua MUI Kota Pangkalpinang, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, jajaran kecamatan dan kelurahan se-Kecamatan Gabek, tokoh masyarakat, serta jamaah Majelis Taklim An-Nisa.
Agustu mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti tabligh akbar memiliki peran penting dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keimanan masyarakat.
Namun, di tengah sambutannya, Agustu juga menyoroti fenomena penggunaan telepon seluler yang semakin melekat dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan gaya santai, ia menggambarkan bagaimana gawai seolah telah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari aktivitas masyarakat.
“Bangun tidur dicari HP, sebelum tidur HP dimatikan. Kita sekarang sudah bersaing dengan HP,” katanya, disambut tawa jamaah.
Menurut Agustu, perkembangan teknologi memberikan banyak kemudahan dan manfaat bagi masyarakat. Namun, penggunaannya tetap perlu dikendalikan agar tidak mengganggu kehidupan keluarga, aktivitas sehari-hari, maupun interaksi sosial.
Ia juga menyinggung kebiasaan masyarakat berbelanja secara daring melalui berbagai platform digital yang semakin berkembang.
Agustu menyebut Pemerintah Kota Pangkalpinang sebelumnya telah menerbitkan surat edaran terkait pembatasan penggunaan gawai bagi anak-anak sekolah. Ke depan, ia mengatakan penggunaan gawai secara bijak di lingkungan masyarakat juga dapat menjadi bahan pembahasan pemerintah daerah.
“Ini akan saya usulkan juga kepada Pak Wali Kota. Kita ini sudah cemburu dengan HP,” ujarnya.
Selain menyoroti penggunaan teknologi, Agustu memberikan apresiasi kepada Majelis Taklim An-Nisa yang dinilai konsisten menghidupkan kegiatan keagamaan di Kecamatan Gabek.
Ia berharap semangat tersebut dapat menjadi contoh bagi masyarakat di kecamatan lainnya di Kota Pangkalpinang.
“Kegiatan seperti ini jangan hanya menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi dan menambah pengetahuan keagamaan,” katanya.
Di akhir sambutannya, Agustu mengajak seluruh jamaah mengikuti ceramah agama yang disampaikan Habib Husein Assegaf.
“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi kita semua dan kita mendapatkan rahmat dari Allah SWT,” tutupnya. (*/ST)
