PANGKALPINANG, sabdatara.com — Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Indra Wijatmiko, S.I.K., M.M., mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, serta akademisi di wilayah hukum Polresta Pangkalpinang untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan tersebut merupakan langkah Polresta Pangkalpinang dalam memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat guna membangun kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polresta Pangkalpinang.
Dalam paparannya, Kombes Pol Indra Wijatmiko menegaskan bahwa terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif bukan semata-mata menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif seluruh masyarakat.
“Kami meminta dukungan masyarakat Kota Pangkalpinang untuk bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif di wilayah hukum Polresta Pangkalpinang,” ujar Indra.
Kapolresta Ingatkan Masyarakat Manfaatkan Layanan 110
Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Pangkalpinang juga mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan Call Center 110 sebagai sarana menyampaikan laporan maupun informasi terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat selama 24 jam. Masyarakat diharapkan segera melaporkan apabila menemukan berbagai tindakan yang berpotensi mengganggu kamtibmas, seperti dugaan transaksi narkoba, tawuran remaja, aksi begal, maupun tindak kriminal lainnya.
“Kalau menemukan adanya transaksi narkoba, tawuran remaja, begal atau tindakan kriminal lainnya, jangan ragu untuk menghubungi Call Center 110 selama 24 jam,” tegasnya.
Menurut Indra, kecepatan informasi dari masyarakat sangat penting dalam membantu kepolisian melakukan tindakan dan penanganan secara cepat di lapangan. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak bersikap apatis terhadap berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
Dorong Pendidikan Melalui Program Kuliah Gratis
Selain membahas situasi kamtibmas, Kapolresta Pangkalpinang turut menyampaikan program kuliah gratis bagi masyarakat kurang mampu yang memiliki keinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi namun mempunyai semangat untuk menempuh pendidikan tinggi.
Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Kapolresta meminta bantuan para tokoh yang hadir agar ikut mencari dan mengusulkan calon penerima yang dinilai memenuhi persyaratan.
“Kami meminta tolong kepada para tokoh untuk membantu mencari masyarakat yang kurang mampu, tetapi memiliki keinginan kuat untuk kuliah. Silakan diusulkan kepada Polresta Pangkalpinang dengan syarat dan ketentuan yang berlaku,” jelas Indra.
Ia berharap program tersebut dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat kurang mampu untuk memperoleh pendidikan tinggi sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Pangkalpinang.
Antisipasi Risiko Kebakaran Lahan
Kapolresta Pangkalpinang juga menyoroti kondisi El Nino yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan. Untuk itu, ia mengajak para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, dan akademisi agar turut berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan.
Para tokoh diharapkan dapat mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan yang dapat memicu terjadinya kebakaran dan menimbulkan dampak lebih luas.
“Para tokoh kami harapkan ikut mengingatkan masyarakat untuk menjaga lingkungan dan jangan membakar lahan,” pesannya.
Menurutnya, upaya pencegahan kebakaran lahan harus dilakukan secara bersama-sama. Kebakaran lahan tidak hanya dapat merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, kualitas udara, serta aktivitas sehari-hari.
Perkuat Sinergi untuk Pangkalpinang yang Kondusif
Melalui kegiatan tatap muka tersebut, Kapolresta Pangkalpinang berharap terbangun komunikasi dan sinergi yang semakin kuat antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat.
Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mendeteksi serta mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas sejak dini, sekaligus mendorong hadirnya berbagai solusi bagi persoalan sosial di tengah masyarakat.
Kapolresta menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan kepentingan bersama. Dengan komunikasi yang baik, kepedulian, serta partisipasi aktif seluruh masyarakat, diharapkan Kota Pangkalpinang dapat terus berada dalam kondisi aman, nyaman, dan kondusif. (ST)
